Ramadan Berkah: Pembentukan Karakter Mukmin bersama Motivator Hebat, Mas Anas

 “Jadilah mukmin yang kuat. Kalau tidak kuat, tidak bisa jadi apa pun,” tutur Bapak Drs. Rusdi, M.Si. membuka acara training motivasi di SMANAS. Pak Rusdi berharap, siswa-siswi SMANAS bisa kuliah dan menjadi orang sukses yang kaya. Sebab, jika kaya, mereka akan bisa jadi sandaran dan bisa membantu sesama dengan mudah. Di samping Pak Rusdi, sudah duduk seorang motivator berpengalaman, Moh. Anas Arifuddin, S.Pd., CH., C.Ht., CT., CM., CT., OSB. “Tujuan didatangkan motivator ke SMANAS adalah ingin mengisi ini,” tutur Pak Rusdi seraya menyentuh dada beliau. Lalu, beliau melanjutkan sambutan, “Tujuannya membentuk agar kalian bisa takwa. Takwa itu ada di dalam hati.”

Training motivasi spesial yang dilaksanakan pada Senin (19/4) itu merupakan bagian dari serangkaian program Ramadan Berkah SMA Nasional Malang. Dengan kostum bernuansa putih, para siswa kelas X memenuhi aula SMANAS. Mereka antusias mengikuti materi. Mas Anas menyampaikan materi dengan santai, tetapi serius. Motivator yang telah mendapatkan banyak gelar dalam bidang hipnoterapi tersebut membantu para siswa untuk menumbuhkan semangat dan memaksimalkan potensi dirinya untuk meraih kesuksesan. Motivator yang lahir di Pasuruan tersebut menyampaikan tip-tip agar para siswa bisa sukses. “Kunci sukses adalah yakin, fokus, dan doa,” tutur Mas Anas seraya meminta siswa-siswi dan bapak Ibu guru menyentuh dada, kepala, dan kedua tangan menengadah. “Seorang pemenang tidak pernah menyerah. Seseorang yang menyerah, tidak akan pernah menang,” tegas Mas Anas.

Dalam salah satu materinya, motivator nasional itu menunjukkan gambar berupa gelas yang berisi separuh air. Kemudian, beliau menanyakan apa yang dilihat peserta training berdasarkan gambar yang dilihat. Banyak jawaban muncul dengan alasan yang beragam. Kemudian, beliau menjelaskan bahwa berdasarkan gambar, yang tampak adalah air dan yang tidak tampak adalah udara sehingga sebenarnya gelas tersebut terisi penuh. “Air yang tampak itu ibarat IQ dan EQ sedangkan udara yang tidak tampak itu adalah spiritual,” terang Mas Anas, “Tolong jangan pernah meninggalkan spiritual,” tegas motivator yang juga ahli dalam bidang potensi diri itu itu.

Di sela-sela memberikan materi, Mas Anas mengajak para siswa untuk melakukan ice breaking untuk menyegarkan pikiran dan mengembalikan fokus mereka. Mas Anas juga menjelaskan salah satu jurus ampuh untuk meraih kesuksesan, yaitu LANGIT. Langit merupakan singkatan dari enam hal: (1) libatkan Tuhan dalam segala hal, (2) amati pola kesuksesan orang lain, (3) niat baik dalam melakukan sesuatu, (4) giat dan tekun dalam belajar, (5) istiqomah dalam meraih tujuan, dan (6) tekad kuat dalam melakukan action.

Training motivasi spesial ini mendapat respons positif dari berbagai pihak. “Acara ini sangat bagus. Anak-anak jadi bisa lebih terbuka untuk memahami dirinya sendiri,” ujar Lulut Riyadilah, S.Pd. Selain itu, guru BK tersebut memuji pemateri karena membuat para siswa senang, perpindahan materi jelas, siswa fokus, dan direlaksasi dengan berdoa. “Kegiatan seperti ini sangat bagus karena secara psikologis membuat beban anak berkurang,” ungkap beliau.

Mendukung pernyataan Bu Lulut, Nanik Mahiroh, S.Pd. pun mengungkapkan hal yang sama. “Acara seperti ini seharusnya tidak diadakan sekali karena motivasi ini bisa mengetuk hati anak-anak supaya bisa lebih toleransi terhadap orang lain,” ungkap beliau. Tidak hanya itu, guru Bahasa Jerman yang akrab disapa Frau itu berharap, acara training motivasi ini bisa membuat anak-anak saling menyayangi dan tidak malu untuk mengakui kesalahan.

Respons positif juga datang dari para siswa. Noval Dwi Agung Saputra mengaku senang mengikuti materi. Siswa X IPS 3 tersebut juga siap untuk melaksanakan kunci sukses agar menggapai cita-citanya. “Saya senang, motivatornya juga lucu dan menghibur,” ujar Noval. Iis Ariska pun mengaku hatinya jadi lebih tenang setelah mengikuti training motivasi. “Acaranya bagus. Saya suka banget, pematerinya sangat menginspirasi,” ujar siswi X IPS 1 itu. Bahkan, Iis berharap, SMANAS akan mengundang Mas Anas lagi di lain kesempatan.(hm/bya)

Baca Juga…

Share this post

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on print
Share on email

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Close Menu