Pesta Demokrasi SMANAS

Usai melaksanakan sidang pleno penghitungan M-Gopek, keluarga besar SMANAS melaksanakan pesta demokrasi, Rabu (10/10). Tiga kandidat Calon Ketua OSIS sudah bersiap di tempat yang disediakan dengan mengenakan almamater SMANAS. Kandidat pertama yaitu Achmad Riski (XI IPS 1). Kandidat kedua yaitu Danda Wahyu (XI Bahasa). Kandidat ketiga yaitu Feri Setiawan (XI IPA 1)

Satu per satu dari tiga kandidat tersebut menyampaikan visi dan misi mereka jika terpilih menjadi ketua OSIS periode 2018/2019. “Jika diizinkan Pak Rusdi, saya akan mengadakan pensi dalam rangka hari ulang tahun sekolah dan classmeeting,” kata Riski, salah satu kandidat. Hal itu mengundang sorak sorai peserta orasi. Pendapat yang sama juga diungkapkan oleh Feri bahwa ia inginmengadakan pensi tiap bulan. Semua ucapan para kandidat mengundang reaksi beragam dari seluruh peserta orasi, termasuk Drs. Rusdi, M.Si. dan dewan guru.

Para kandidat juga saling memberi dan menjawab pertanyaan antarkandidat. Selain itu, pihak guru dan siswa diberi waktu menyampaikan pertanyaan pada tiga kandidat. Setelah itu, proses pemungutan suara pun dilakukan. sebelumnya, Adit (XII Bahasa), pembawa acara pada kegiatan tersebut membacakan peraturan-peraturan pencoblosan. “Kepala Sekolah mempunyai lima hak suara, guru mempunyai dua suara, mahasiswa KPL dan siswa memiliki satu suara,” katanya. Dalam peraturan tersebut, juga dijelaskan kriteria suara sah dan tidak sah.

Didahului Pak Rusdi, kemudian satu per satu guru, mahasiswa KPL, dan siswa menuju meja panitia untuk mengambil surat suara. Lalu, menuju bilik suara dan melakukan pencoblosan. Setelah seluruh warga SMANAS mencoblos, dilakukan penghitungan suara. “Satu, sah. Satu, sah. Tidak sah. Dua sah,” begitu seterusnya Adit mengumumkan proses penghitungan suara disaksikan seluruh warga SMANAS. Hasil terakhir dari penghitungan suara, 320 suara diperoleh Riski, 52 suara diperoleh Danda, dan 87 suara diperoleh Feri. Selain itu, tercatat 18 suara tidak sah.

Dengan demikian, terpilihlah Ketua OSIS SMANAS periode 2018/2019. Riski pun menyampaikan pidatonya, bahwa ia akan berusaha menjalankan jabatan barunya dengan sungguh-sungguh. Setelah itu, Pak Rusdi disilakan menyampaikan pidato juga. “Ini merupakan satu kesatuan yang bagus,” tuturnya. Beliau mengomentari tiga kandidat, sebenarnya merupakan komposisi yang bagus. Menurut Pak Rusdi, Riski adalah siswa yang memiliki komitmen bagus, salatnya juga bagus. Feri merupakan bagian pembuat ide sementara Danda condong ke konseptor. “InsyaAllah tiga siswa ini akan memajukan SMANAS,” tegas Pak Rusdi, “Saya tunggu janjinya,” tambahnya. Di akhir pidatonya, Pak Rusdi mengucapkan selamat pada Riski. Motivas juga diberikan. “Jadilah yang di depan dan menarik gerbang! Kalau di tengah, jadilah orang yang bisa duduk dan kalau di belakang, jadilah motivator,” terang Pak Rusdi. Yang paling akhir, beliau mengingatkan lagi agar para siswa SMANAS tidak merasa lebih baik dibanding orang lain. (bya)

Share this post

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on print
Share on email

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Close Menu