Membuka Pikiran Melalui Air Mengalir

Empat hari menjelang ujian nasional berbasis komputer (UNBK), siswa kelas XII SMANAS diajak berwisata air. Wisata air tersebut dilakukan di Bedengan pada Kamis (28/3). Sebelum menuju lokasi, siswa berkumpul di aula SMANAS. “Saya pasti sukses, saya pasti sukses,” teriak para siswa yang dipandu Drs. Rusdi, M. Si. Kepala SMANAS tersebut memberi sugesti dan membangun keyakinan siswa.

Beliau menjelaskan keunggulan, keunikan, dan kebaikan air. Air memiliki sifat yang fleksibel dan dapat berubah menjadi baik atau buruk, bergantung pada apa pun yang masuk ke air. Pak Rusdi berharap, para siswa tidak salah paham. Bahwa mereka diajak ke sana bukan untuk mencari wangsit, tetapi air yang mengalir di ubun-ubun dapat membuka dan menjernihkan pikiran. Kemudian, mereka berangkat bersama menuju lokasi mengendarai motor.

Banyak hal seru dan menyenangkan saat  semua siswa telah sampai di Bedengan.  Diawali dengan warming up yang dipimpin oleh Bapak Rusdi, para siswa dan guru melakukan peregangan. Mereka melakukan mulai dari berdiri, mengangkat tangan,  mengepalkan tangan, dan berbaring hingga bangun lagi. Tujuannya adalah memberikan relaksasi kepada seluruh siswa agar dapat yakin menghadapi UNBK. Segala yang mereka lakukan diiringi dengan doa dan motivasi untuk membangun keyakinan dan kepercayaan diri. 

Setelah itu,  mereka disuruh berjalan menyusuri sungai. Riuh dan tawa tak dapat terelakkan lagi. Banyak siswa yang juga tak ingin melepaskan momen-momen indah begitu saja.  Para siswa  berfoto bersama. Bapak dan ibu guru pun tak mau kalah untuk menikmati relaksasi sekaligus refreshing. “Acaranya seru sekali dan membuat pikiran saya fresh,” tutur Mila Maisaroh. Pendapat yang sama dituturkan oleh Aliyah. Dia mengaku senang dengan kegiatan tersebut. “Suka karena bisa ngumpul dengan temen dan disuruh saling meminta maaf, mungkin selama ini bercandanya kelewatan,” kata siswa XII Bahasa itu.

Acara wisata ini ditutup dengan makan bersama sambil menikmati keindahan alam Bedengan. Setelah selesai dan berkemas, semua siswa diajak briefing, kemudian pulang. “Harapannya seluruh siswa dapat menghilangkan kejenuhan dari cercaan pertanyaan USBN lalu serta supaya lebih fresh dan lebih semangat untuk menghadapi UN,” terang Bu Eka Listiyaningsih, Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan. (bya/hm)

Share this post

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on print
Share on email

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Close Menu