Pembagian Beasiswa Beprestasi PTS Ganjil dan Sosialisasi Visi Misi SMANAS

Agenda pembagian Laporan Hasil Belajar (LHB) pada Penilaian Tengah Semester (PTS) ganjil tahun ajaran 2021/2022 merupakan salah satu pertemuan perdana bagi SMANAS di bawah kepemimpinan Bapak Soni Syarifuddin, S.Pd. Tidak jauh berbeda dengan sebelumnya, agenda tersebut diikuti oleh seluruh wali murid X, XI, dan XII serta diawali dengan doa bersama di aula SMANAS. Dalam pertemuan perdananya dengan wali murid sebagai kepala sekolah, Pak Soni memperkenalkan diri. Selain itu, beliau juga berbagi pengalaman, termasuk ketika salah satu pendidik di program SM3T di Kepulauan Talaut, Sulawesi Utara.

“Bapak dan Ibu, kita semua perlu bersyukur karena di sini serba enak dan serba ada. Tidak seperti di tempat saya mengajar di Kepulauan Talaut, gedung sekolahnya sangat sederhana. Anak-anaknya juga hanya membawa buku satu saja untuk semua mata pelajaran bahkan mereka tidak memiliki sepatu,” tutur Kepala SMANAS tersebut. Pak Soni juga memotivasi bapak ibu wali murid dengan menunjukkan semangat siswa siswi di Talaut yang tetap membara meski dalam keterbatasan. “Jadi, mari Bapak Ibu lebih bersemangat lagi dalam mendukung putra putrinya untuk belajar lebih giat,” ungkap beliau.

Dalam kesempatan tersebut, Pak Soni juga menyosialisasikan visi SMA Nasional Malang kepada wali murid. Untuk mewujudkan visi SMA Nasional Malang menjadi sekolah yang unggul dan berdaya saing global melalui terciptanya pelajar Pancasila yang bernalar kritis, kreatif, mandiri, beriman, bertakwa pada TYME, dan berakhlak mulia, bergotong royong, dan berkebhinekaan global, Pak Soni memohon dukungan wali murid. “Terima kasih Bapak dan Ibu telah mempercayakan putri-putri di SMA Nasional Malang. Kami siap mengantar mereka hingga kuliah dan kerja,” ungkap Pak Soni.

Acara dilanjutkan dengan pembacaan SK siswa berprestasi. Para siswa yang meraih peringkat I di kelas mendapatkan beasiswa prestasi dan sertifikat. Disusul dengan pembacaan urutan peringkat II sampai dengan V oleh Ibu Ismiatul Fadillah, S.Pd., waka kurikulum SMANAS. Agenda diakhiri dengan pembagian LHB PTS ganjil di ruang kelas yang telah disediakan. Bapak dan ibu wali murid menemui bapak dan ibu wali kelas untuk mengomunikasikan anak-anak.

Pak Marjoko, salah satu wali murid siswa kelas X mengaku senang dengan adanya pertemuan ini. “Kita bisa membicarakan anak-anak, terutama sikap dan kegiatan ketika di sekolah yang tidak diketahui orang tua,” ungkap Pak Joko. Beliau juga berpesan agar guru-guru SMANAS tidak bosan dan lelah untuk membimbing putranya. “Saya titip anak saya, tolong dibimbing agar selalu baik,” ungkap ayah siswa kelas X IPS 2 tersebut.(hm/bya)

Share this post

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on print
Share on email

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Close Menu