MPLS Daring SMA Nasional Malang

SMA Nasional Malang (SMANAS) menyelenggarakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk menyambut siswa-siswi baru tahun ajaran 2021/2022. Dengan mengusung tema “Mengembangkan Potensi Siswa Berkarakter, Menyenangkan, & Bersahabat Secara Maksimal dari Rumah”, MPLS 2021 dilaksanakan secara daring selama tiga hari berturut-turut. Berbagai rangkaian kegiatan dikemas dalam bentuk video dan ditampilkan melalui platform Youtube SMA Nasional Malang. Selain itu, seluruh siswa baru SMANAS dibagi dalam 13 kelompok dan didampingi dengan bapak ibu guru serta kakak OSIS.

MPLS Hari Pertama

“Pertama, saya ucapkan selamat kepada orang tua siswa yang telah mempercayakan putra-putrinya untuk dididik sampai berhasil di SMA Nasional Malang,” tutur Ibu Ninik Kristiani, M. Pd. Dalam sambutannya, beliau mengimbau kepada siswa-siswi SMANAS untuk tetap bersemangat meskipun MPLS tahun ini dilaksanakan secara daring. “Saya selaku pengawas di SMA Nasional Malang juga ingin titip pesan kepada para orang tua untuk mendampingi putra-putrinya dan titip pesan kepada anak-anak untuk tetap tekun dan berprestasi meski dalam situasi pandemi,” ungkap pengawas SMANAS tersebut.

Setelah siswa mendengarkan sambutan dari Ibu Ninik, MPLS secara virtual dilanjutkan dengan penyematan kartu peserta yang dilakukan oleh Bapak Soni Syarifuddin, S. Pd. “Tujuan dari MPLS ini adalah supaya kalian bisa mengenal lingkungan SMA Nasional Malang dan apa saja yang ada di dalamnya, baik guru, tenaga kependidikan, sarana prasarana, kegiatan proses pembelajaran, ekstrakurikuler, intrakurikuler, dan sebagainya,” tutur Pak Soni dalam sambutannya. Kepala SMANAS tersebut menekankan bahwa melalui MPLS ini, seluruh siswa bisa saling mengenal dan menjaga untuk membentuk satu keluarga besar, yaitu keluarga besar SMANAS. “Saya berharap kalian juga bisa mengenal prestasi-prestasi SMA Nasional Malang dan menjadi generasi penerus bangsa yang dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi seperti para alumni SMANAS sebelumnya,” harap Pak Soni sembari membuka kegiatan MPLS secara daring tersebut.

Pada MPLS hari pertama, para siswa baru mendapatkan sebuah challenge yaitu menyanyikan Mars SMANAS sesuai dengan yang sudah dicontohkan oleh kakak tingkat mereka dalam video MPLS tersebut. Antusiasme siswa baru sangat terasa membara dibuktikan melalui penampilan mereka yang sangat ekspresif dan penuh semangat dalam video mereka masing-masing.  Salah satu peserta MPLS menyatakan rasa senangnya untuk mengerjakan tugas MPLS hari pertama. “Lagunya sangat enak dan dapat memotivasi saya untuk bisa semangat belajar,” ungkap Duwi Wahyuni Ningsih.

Tidak hanya respons positif dari peserta, salah satu guru pendamping juga menyampaikan kekagumannya. “Menurut saya video anak-anak amazing karena mereka mampu menghafal dan menyanyikan Mars SMANAS dengan sempurna dalam durasi waktu yang singkat,” ucap Bu Novia Dewi Rahmawati, S.Si. Beliau juga menambahkan bahwa beliau salut kepada para siswa yang tidak malu untuk mengekspresikan diri mereka saat bernyanyi.  “Apalagi siswa laki-laki yang mau berkoreo, saya salut sekali,” tambah guru Biologi tersebut.

MPLS Hari Kedua

Dalam MPLS hari kedua, siswa baru SMANAS dikenalkan dengan dewan guru dan karyawan SMANAS. Tidak hanya itu, siswa baru juga dikenalkan dengan kehidupan perguruan tinggi. “Hal ini dilakukan agar para siswa baru lebih termotivasi dan terstimulus sehingga tidak berhenti di jenjang SMA, tetapi bisa sampai pendidikan tinggi,” ungkap Pak Gilang Agung Prabowo, S.H. Salah satu perguruan tinggi yang dikenalkan adalah Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang yang merupakan lembaga dalam satu naungan Yayasan Perkumpulan Pengelola Pendidikan Umum dan Teknologi Nasional (P2PUTN) Malang.

Rektor ITN Malang mengungkapkan rasa terima kasih beliau karena telah diundang untuk memberikan sambutan dalam materi pengenalan kehidupan perguruan tinggi. “ITN Malang merupakan kampus teknologi yang secara nasional masuk dalam perankingan 100 besar Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi,” tutur Bapak Prof. Dr. Eng. Ir. Abraham Lomi, MSEE. Beliau juga menambahkan bahwa ITN meraih posisi ranking 1 nasional sebagai PTS teknologi di tahun 2019 dan ranking 4 nasional sebagai institusi pendidikan. “Oleh karena itu, kami akan sangat senang jika adik-adik dari SMA Nasional yang lulus nanti bisa bergabung bersama ITN Malang,” ungkap Rektor ITN tersebut.

Setelah itu, para peserta MPLS dikenalkan dengan program unggulan SMANAS, yaitu Manajemen Gopek (M-Gopek). Siswa baru SMANAS diajari untuk membuat botol M-Gopek dengan kreativitas masing-masing.  “Alhamdulillah, senang sekali anak-anak semangat menghias botol M-Gopek. Hasilnya juga sangat bagus, mereka sangat kreatif dan bahan yang digunakan juga bervariasi,” ungkap Bu Evien Hikmawati, S.Pd. Wakil Kepala bidang Sarpras tersebut berharap, hiasan botol yang indah juga disertai dengan semangat untuk bersedekah yang tinggi.

MPLS Hari Ketiga

Semangat siswa baru tetap mengalir deras hingga MPLS hari ketiga. Seperti halnya yang disampaikan oleh salah satu peserta MPLS, Aris Ardiansyah. Dia mengaku senang mengikuti serangkaian kegiatan selama MPLS. “Saya sangat senang karena dapat belajar banyak hal dari MPLS ini,” tutur Aris penuh semangat. Agenda dalam MPLS hari ketiga, para siswa baru dikenalkan dengan berbagai macam ekstrakurikuler yang ada di SMANAS.  Selain itu, mereka juga dikenalkan dengan deretan prestasi-prestasi SMANAS yang luar biasa.

“Saya jadi lebih tahu tentang SMA Nasional Malang, tahu tentang ekskul, prestasi, dan guru-gurunya,” ujar Faradina. Dia juga menyatakan keinginannya untuk mengembangkan semangatnya dalam belajar. “Rencana saya adalah ingin menjadi siswa berprestasi di SMANAS,” tegas Faradina.

Kesan positif juga disampaikan oleh Ibu Shanti Dri Lestari, S.Pd. Beliau mengungkapkan bahwa MPLS daring tahun ini sangat menarik. “Semoga bisa menjadi ide dan inspirasi untuk MPLS berikutnya,” ungkap guru Tata Boga tersebut. Serupa dengan Bu Shanti, Wakil Kepala bidang Kurikulum SMANAS juga menyatakan bahwa acara MPLS tahun ini seru. “Anak-anak bisa mengikuti dengan baik dan juga kreatif dalam mengerjakan tugas,” tutur Bu Ismiatul Fadillah, S.Pd. Guru Prakarya tersebut juga berharap, melalui MPLS daring yang diadakan SMA Nasional, anak-anak menjadi lebih bisa mengenal lingkungan SMANAS dan semakin berprestasi. (hm/bya)

Share this post

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on print
Share on email

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Close Menu