SMA NASIONAL MALANG

Mengenal Lebih Dekat Jalur Masuk PTN Bersama Primagama

Siswa kelas XII SMANAS mengikuti kegiatan sosialisasi sistem seleksi masuk perguruan tinggi 2019 pada sabtu (12/1) yang diadakan oleh Primagama Sukun. Acara yang diadakan di Aula SMANAS itu bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa kelas XII mengenai jalur masuk perguruan tinggi.

Pak Bashori, perwakilan Primagama Sukun, mengatakan bahwa sudah empat tahun terakhir, SMANAS bekerja sama dengan Primagama, khususnya Primagama Sukun. “Terdapat 90 siswa kelas XII yang mengikuti bimbingan belajar Primagama tahun ini,” tutur Pak Bashori.

Di perguruan tinggi negeri (PTN) terdapat tiga jalur masuk, yaitu seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN), selekai bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN), dan jalur mandiri.

“SNMPTN dan SBMPTN atau seleksi bersama jalur rapor dan jalur tes perguruan tinggi negeri tahun ini lebih asyik dan sangar,” ucap Pak Saiful, konseler Primagama saat membuka materinya. Menurutnya, tiga jalur masuk tersebut memiliki peraturan yang disebut azaz, yaitu daya tampung dan program studi. Jalur SNMPTN atau sering disebut jalur rapor memiliki azaz 20%, sedangkan SBMPTN 40%, dan jalur mandiri 30%. “Pada dasarnya, untuk masuk perguruan tinggi harus bisa membedakan antara PTN (perguruan tinggi negeri), PTS (perguruan tinggi swasta), juga ST (sekolah tinggi),” ujar Pak Saiful.

Dalam SNMPTN, terdapat tiga tahapan, di antaranya scaning, screning, dan scoring. Scaning adalah tahap proses PDSS pertama kali. Menurut pihak Primagama, kegagalan lolos seleksi disebabkan oleh nilai akhir siswa, pilihan prodi dan PTN, dokumen serta sekuensi.
“Arahan dari pihak sekolah maupun Primagama harus kalian ikuti,” tegas Pak Saiful. “Intinya, jika kalian patuh terhadap arahan, maka kalian akan berhasil,” terang sang konselor itu.

Selain jalur SNMPTN, juga ada jalur SBMPTN, yaitu melalui tes tulis. “Kali ini SBMPTN menempuh jalan yang berbeda, yaitu ujian tulis berbasis komputer (UTBK),” ungkap Pak Saiful. UTBK ini dapat dilakukan maksimal 2 kali tes dengan biaya yang ditanggung sendiri oleh peserta. Menurut Pak Saiful, SBMPTN tahun 2019 ini, tes dahulu baru mendapat nilai. “Nilai tertinggi yang didapat dari 2 kali tes tersebut digunakan untuk mendaftar di PTN yang diinginkan,” tutur Saiful, konselor Primagama Sukun. “Jangan sampai siswa kelas XII SMA Nasional Malang ikut jalur mandiri,” tuturnya mengakhiri materinya. (ika//bya)

Share this post

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on print
Share on email

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Close Menu