Halalbihalal virtual SMA Nasional bersama Yayasan P2PUTN Malang

Halalbihalal Virtual Keluarga Besar P2PUTN Malang Penuh Makna dan Doa

Hadirnya pandemi Covid-19 di bumi Indonesia bahkan dunia bukanlah menjadi penghambat bagi seluruh manusia khususnya yang beragama Islam untuk mempererat tali persaudaraan antarsesama. Senin (8/6) SMA Nasional Malang menjalin silaturrahim melalui video conference dengan Ketua dan Pengurus Yayasan Perkumpulan Pengelola Pendidikan Umum dan Teknologi Nasional (P2PUTN) Malang dalam rangka halalbihalal Idulfitri 1441 H. Acara yang dilaksanakan di studio prestasi itu juga dihadiri oleh Bapak Kukuh Widartono, S.Pd., Kepala SMP Nasional Malang beserta staf. Sementara itu, Pengurus Yayasan P2PUTN Malang melaksanakan video conference di kantor Yayasan P2PUTN Malang.

Dibuka dengan doa yang dipandu oleh pembawa acara Bu Lilik Rodiana, acara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Tak kalah seru, seluruh Bapak Ibu guru melantunkan Mars SMANAS dengan penuh semangat dan riang gembira.

“Walau dibatasi dengan tempat, tapi hati kita selalu bersama untuk P2PUTN,” ungkap Drs. Rusdi, M.Si. setelah membuka sekapur sirih dengan berdoa bersama. Dalam sambutan tersebut, Pak Rusdi menyampaikan beberapa hal terkait agenda pada Senin, 8 Juni 2020. “Hari ini, SMA Nasional mengadakan acara Penandatanganan Pakta Integritas bagi peserta didik baru dan Alhamdulillah peserta yang hadir lebih dari 100%,” tutur Kepala SMA Nasional Malang tersebut. Selain itu, Pak Rusdi juga menyampaikan hal membanggakan, yakni SMA Nasional Malang mendapatkan penghargaan kembali yang akan dilaksanakan pada 20 Juni 2020 mendatang di Jakarta.

Setelah itu, Pak Rusdi menyampaikan ungkapan maaf mewakili seluruh civitas SMA dan SMP Nasional Malang. “Selama bekerja di sini, kami pasti berbuat salah dan khilaf, maka kami mohon maaf yang sebesar-besarnya,” ucap beliau. Tidak berhenti sampai di situ, Pak Rusdi juga meminta petunjuk dan bimbingan terkait program ke depan kepada Ketua Yayasan P2PUTN dan seluruh jajarannya. “SMA dan SMP Nasional ibarat cangkir dan lepek yang kadang berbenturan. Mudah-mudahan benturan-benturan yang ada dapat menjadi suara indah untuk sukses bersama,” harap Ketua MKKS se-Kota Malang tersebut.

Sekapur sirih tersebut disambut baik oleh Ir. Kartiko Ardi Widodo, M.T. “Tetap jaga kesehatan, tetap bersatu, dan tetap kuat,” pesan beliau dalam halalbihalal virtual akibat Pandemi Covid-19. Ungkapan maaf dari seluruh Pengurus Yayasan P2PUTN juga tersampaikan melalui sekapur sirih oleh Bapak Kartiko. “Meskipun jarak kita jauh, tapi hati kita tetap dekat,” tutur Pak Kartiko membuka sambutannya. Beliau menuturkan bahwa memang hari raya kali ini sangat jauh berbeda karena dalam kondisi Covid-19, namun yang patut disyukuri adalah nikmat yang dirasakan dalam bulan Ramadan serta nikmat mampu menyambung silaturrahim. “Yang jelas kita wajib tetap mengikuti protokol yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” pungkas Ketua Pengurus Yayasan P2PUTN tersebut.

Beberapa pesan dan harapan dituturkan oleh Pak Kartiko guna memberikan motivasi dan bimbingan untuk kesuksesan SMA dan SMP Nasional Malang ke depannya. “Penurunan kualitas siswa baru akibat pengaruh dari Covid-19 memang menjadi tantangan bagi kita semua utamanya di instansi pendidikan,” ungkap beliau. Oleh karena itu, Pak Kartiko berharap SMA dan SMP Nasional Malang harus terus bersatu dan bahu-membahu sesuai dengan tupoksi (tugas pokok dan fungsi, red) masing-masing. “Kita perlu melakukan evaluasi dan pendekatan tertentu agar tetap dipercaya oleh masyarakat,” pesan Pak Kartiko.

Selain itu, beliau juga berharap bahwa SMA dan SMP Nasional Malang harus tetap bisa berinovasi ke depan. “Kita tetap harus dinamis dan juga menyesuaikan dengan perkembangan pasar,” tutur Pak Kartiko singkat. Acara halalbihalal virtual selanjutnya ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Pak Mukarom serta diakhiri dengan ramah tamah. Sebelum ramah tamah, Pengurus Yayasan P2PUTN dan guru-karyawan SMA Nasional serta Pak Kukuh dan staf melaksanakan prosesi halalbihalal melalui video conference. Doa-doa untuk kebaikan bersama mengiringi permohonan maaf di antara hadirin. Di akhir acara, Pak Kartiko sempat berkomentar. “Saya sangat suka dengan pakaian batiknya yang sangat bagus dan semangat menyanyikan Mars SMANAS dengan gerakan yang energik,” puji Bapak Kartiko. (hm//bya)

Share this post

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on print
Share on email

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Close Menu