SMANAS Kabarkan Guru melalui KOMNASLISCA 2020

Persembahan Untukmu, Guru

Penganugerahan pemenang kompetisi nasional menulis dan membaca (KOMNASLISCA) 2020 merupakan momentum membanggakan yang ditunggu-tunggu oleh para peserta di seluruh penjuru Indonesia. KOMNASLISCA 2020 merupakan persembahan untuk guru dan digagas oleh SMA Nasional Malang dalam rangka memperingati hari guru. Kompetisi nasional yang mengusung tema “Mari Kabarkan Guru Kita Hari Ini, Esok, dan Seterusnya Melalui Menulis dan Membaca” itu terdiri atas tiga jenis lomba untuk siswa seluruh Indonesia.  Lomba pertama yaitu lomba menulis dan membaca surat terbuka untuk Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia yang diikuti oleh siswa SMA/SMK/MA/ sederajat. Lomba kedua yaitu lomba menulis dan membaca puisi yang diikuti oleh siswa SMP/MTs/ sederajat. Lomba ketiga yakni lomba menulis dan membaca cerpen yang diikuti oleh siswa SMP/MTs/ sederajat dan SMA/SMK/MA/ sederajat.

Para peserta di masing-masing cabang lomba telah mengikuti proses seleksi. Mereka menulis surat terbuka untuk menteri pendidikan, puisi, dan cerpen sesuai dengan tema. Kemudian, mereka membaca naskah yang telah ditulis dan mengirimkan videonya pada panitia. Karya-karya para peserta dinilai dengan dua jenis penilaian, yaitu penilaian dewan juri dan penilaian masyarakat. Penilaian dewan juri terdiri atas beberapa kriteria, meliputi penilaian naskah (eksplorasi tema, pilihan kata, gaya bahasa, keruntutan naskah) dan penampilan di video (intonasi, artikulasi, penafsiran, penghayatan, dan penampilan). Sedangkan penilaian masyarakat diperoleh berdasarkan postingan karya peserta di Youtube SMA Nasional Malang.

Salah satu rangkaian acara yang bersifat sakral adalah pembacaan janji dan sumpah yang dipimpin oleh Kepala SMA Nasional Malang dan diikuti oleh tiga dewan juri KOMNASLISCA 2020. Dalam penganugerahan pemenang yang dilaksanakan Senin (4/1) itu Drs. Rusdi, M.Si. mengumumkan pemenang masing-masing lomba. Dalam sambutannya, beliau mengucapkan terima kasih kepada seluruh kepala sekolah SMP, MTs, SMA, SMK, dan MA baik negeri maupun swasta yang telah bersemangat mengikuti lomba. “Semoga acara penganugerahan pemenang hari ini yang secara daring tidak mengurangi rasa hormat kami untuk bertemu dengan seluruh peserta dan Bapak/Ibu Kepala Sekolah serta pendamping,” tutur Pak Rusdi dalam sambutannya.

Berikut adalah deretan nama para pemenang di KOMNASLISCA 2020.

Daftar Nama Pemenang Lomba Menulis Surat Terbuka untuk Menteri Pendidikan

  1. Juara I diraih oleh ananda Regina Claudia S. dari SMAN 6 Surabaya dengan skor 4587
  2. Juara II diraih oleh ananda Fatmawati dari SMAN 1 Semaka dengan skor 4518
  3. Juara III diraih oleh ananda Annisa Nur Fitriastuty dari SMKN 8 Surabaya dengan skor 4159
  4. Harapan I diraih oleh ananda Farhat Huda dari PKPPS Al Muflihun Malang dengan skor 4078
  5. Harapan II diraih oleh ananda Geza Bayu Santoso dari SMK N 3 Madiun dengan skor 3959

Daftar Nama Pemenang Lomba Cipta Baca Cerpen

  1. Juara I diraih oleh ananda Ayu Wildanul Magfiroh dari SMA N 2 Treggalek dengan skor 5607
  2. Juara II diraih oleh ananda Risalah Amanah Adel dari SMAN 1 Pule dengan skor 4664
  3. Juara III diraih oleh ananda Meisye Malya dari SMA N 69 Jakarta dengan skor 4430
  4. Harapan I diraih oleh ananda Anisa Ramadhanimastuti dari SMK N 1 Wonosari dengan skor 4307
  5. Harapan II diraih oleh ananda Aisya Intan Kirana dari SMK National Media Center (NMC) Malang dengan  skor 4270

Daftar Nama Pemenang Lomba Cipta Baca Puisi

  1. Juara I diraih oleh ananda Naura Fitria dari SMP N 9 Semarang dengan skor 5517
  2. Juara II diraih oleh ananda Ni Luh Komang Chika Widhi Sari dari SMPN 2 Semarapura dengan skor 5262
  3. Juara III diraih oleh ananda Irene Dewi Arianti dari SMP Negeri 2 Mojokerto dengan skor 4780
  4. Harapan I diraih oleh ananda Aprilia Putri Janua Dewi dari SMP Nasional Malang dengan skor 4747
  5. Harapan II diraih oleh ananda Amada Yasyfa Nuryani dari SMP N 1 Nganjuk dengan skor 4483

“Terima kasih Bapak Kepala SMA Nasional dan guru-guru yang sudah berjerih payah mengadakan lomba ini,” ungkap Regina Claudia. Siswa SMAN 6 Surabaya tersebut mengaku senang karena dengan mengikuti lomba, dia bisa lebih produktif meskipun di masa pandemi. “Saya senang bisa lebih bermanfaat untuk orang lain dan bisa mengeksplorasi diri,” ungkap peraih Juara I Lomba Menulis dan Membaca Surat untuk Menteri Pendidikan itu.

Kesan yang senada disampaikan oleh Naura Fitria. “Terima kasih untuk SMA Nasional Malang yang telah membuat lomba sehingga kami bisa mengembangkan kreativitas,” ungkap Naura. Siswa SMPN 9 Semarang tersebut berharap agar kegiatan ini terus berjalan. “Teman-teman tetap semangat, ya, semoga SMA Nasional Malang lebih hebat. Luar biasa!” tutur peraih juara I Lomba Menulis dan Membaca Puisi tersebut.

Ayu Wildanul Maghfuroh pun demikian. Peraih juara I Lomba Menulis dan Membaca Cerpen tersebut mengaku senang dan tidak menyangka bisa menjadi juara. “Itu saya mendadak, saya menulis sampai empat kali, baru saya buat video dan saya kirim,” ungkap siswa SMAN 2 Trenggalek itu. Ayu juga menjelaskan bahwa dia salah satu anggota aktif di Komunitas Pena SMADA dan dibimbing oleh guru Bahasa Indonesia di sana.

Menanggapi respons para peserta lomba, Pak Rusdi mengaku sangat kagum dengan potensi para peserta. “Tolong sampaikan salam saya untuk kepala sekolah, guru, dan orang tua kalian. Terima kasih karena telah melahirkan anak-anak hebat seperti kalian. Tanpa kalian, tidak mungkin ada karya hebat masuk ke meja kami,” papar Pak Rusdi.

Salah satu dewan juri KOMNAS LISCA 2020 juga menuturkan kesan pesan khususnya untuk para peserta. “Baik dari naskah dan penampilan, sebagian besar peserta memiliki potensi yang sangat luar biasa. Saya sangat salut kepada mereka,” ucap Pak Akhmad Mustafa, S.S., S.Pd. Beliau juga berharap seluruh peserta untuk tetap semangat dalam menggapai asa melalui karya.

Respons yang positif dan animo masyarakat yang begitu tinggi datang dari masyarakat. Hal itu terbukti dengan banyaknya peserta yang daftar dari berbagai wilayah Indonesia. Respons yang positif juga disampaikan oleh guru SMPN 2 Mojokerto. “Terima kasih kepada SMA Nasional Malang atas kegiatan yang baik ini,” ungkap Pak Yohanes K.Wibowo.(hm/bya)

Share this post

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on print
Share on email

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Close Menu