SMANAS Genggam Semua Medali dalam OPSI

“Unggul dalam Prestasi” yang merupakan salah satu visi utama SMA Nasional Malang dalam mencetak generasi bangsa berhasil memotivasi siswa-siswinya untuk selalu haus mengembangkan potensi diri mereka. Hal ini terbukti dari beberapa medali kejuaraan yang berhasil dikantongi oleh beberapa siswa dalam cabang lomba olimpiade Matematika, Ekonomi, dan Geografi. Dikemas dalam sebuah event yang bertajuk Olimpiade Pahlawan Sains Indonesia (OPSI), semangat membara baik dari para pembina olimpiade dan seluruh siswa SMANAS yang menjadi peserta OPSI membuahkan hasil yang memuaskan sebagai berikut.

  1. Peraih Medali Emas Olimpiade Matematika Tingkat Nasional atas nama:
    1. Kholifatun Khasanah
    1. Listianto Trian
    1. Herman Rubiyanto
    1. Dela Sukma
    1. Novi Ananda
    1. Novita Anjar
  1. Peraih Medali Perak Olimpiade Ekonomi Tingkat Nasional atas nama Maret Tika Wulandari
  2. Peraih Medali Perak & Perunggu Olimpiade Geografi Tingkat Nasional atas nama:
    1. Zarotul Nafisah (Medali Perak)
    1. Isma Nur Azizah (Medali Perunggu)

“OPSI adalah olimpiade Ekonomi pertama bagi saya. Awalnya, persiapan yang dilakukan sangat sulit, tapi saya berusaha semaksimal mungkin untuk belajar,” ungkap Maret Tika Wulandari, salah satu peraih medali perak dalam OPSI ini. Dia menambahkan bahwa tujuan mengikuti olimpiade Ekonomi ini bukan untuk menang atau kalah, melainkan menambah ilmu dan pengalaman.

Lain halnya dengan Listianto Trian Ferdiansyah yang mengungkapkan rasa kagumnya terhadap SMANAS. “Sejak saya belajar di sini, saya semakin paham kenapa SMA Nasional menjadi salah satu sekolah terbaik tak lain karena SMANAS mempunyai rasa kekeluargaan tinggi dan memiliki guru-guru yang berdedikasi tinggi,” tutur siswa yang kerap dipanggil Trian tersebut. Siswa kelas XII Saintek A tersebut juga mengucapkan rasa terima kasih kepada bapak ibu guru beserta teman-teman yang telah mendukungnya selama ini. “Saya sangat senang dengan apa yang saya dapat, tapi mohon maaf saya hanya bisa memberikan satu medali emas untuk sekolah ini,” ujar salah satu peraih medali emas dalam olimpiade Matematika tersebut.

Rasa syukur dan bangga juga dirasakan oleh ketiga pembina olimpiade SMANAS. Bu Ismi Nurianti, S.Pd. menyampaikan rasa salut kepada Zarotul Nafisah, peraih medali perak olimpiade Geografi. “Alhamdulillah, di kompetisi OPSI ini tim Geografi bisa membawa dua medali. Hal yang sangat mengesankan adalah Afi dapat menjadi leader dan turut membimbing temannya, Isma, dalam proses persiapan hingga bisa berprestasi,” tutur wali kelas X Atlet tersebut.

Di sisi lain, Bu Mardiah Isnianah, S.Pd., pembina olimpiade Ekonomi SMANAS, mengungkapkan masalah yang muncul mulai dari persiapan hingga hari H. “Selain pandemi, salah satu kendala lain adalah pengunduran waktu lomba yang membuat psikologis Maret down. Tapi, alhamdulillah Maret bisa tetap konsentrasi dengan baik,” ungkap guru Ekonomi yang kerap disapa Bu Iis tersebut.

Harapan penuh makna disampaikan oleh salah satu guru Matematika SMANAS, Bu Aulia Dhea Hersanti, S.Pd. Beliau berharap anak-anak tetap harus belajar dan mengembangkan potensi diri. “Jangan mudah puas karena mendapatkan medali emas bukan berarti kita berhenti belajar, bukan?” ungkap Bu Dhea tegas.(hm//bya)

Share this post

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on print
Share on email

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Close Menu