Kunjungan dan Sharing SMK Bayt Al-Hikmah di SMANAS

Kepercayaan masyarakat kepada SMANAS mengalir semakin deras. Pasalnya, SMANAS kembali menjadi rujukan sekolah lain. Tidak berhenti setelah dikunjungi oleh 32 kepala sekolah dari Kabupaten Pasuruan, rombongan SMK Bayt Al-Hikmah juga mengunjungi SMANAS  pada Selasa (8/6) pagi. Drs. Rusdi, M.Si. mengatakan, acara yang dilaksanakan bukan studi banding, melainkan sharing pengalaman. “Saya juga ingin belajar lautan ilmu dari Bapak Bahrul Ulum,” tutur Drs. Rusdi, M.Si. seraya menyambut Kepala SMK Bayt Al-Hikmah beserta jajarannya.

Bapak Bahrul Ulum, M.Si. menerima sambutan sekaligus melanjutkan dengan sekapur sirih. “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas sambutan yang luar biasa,” tutur Kepala SMK Bayt Al-Hikmah penuh rasa bahagia. Pak Bahrul mengungkapkan bahwa latar belakang berkunjung ke SMANAS karena SMANAS memiliki banyak prestasi dan mampu menginspirasi. Beliau juga menambahkan, mencari inspirasi tidak harus selalu dari sesama SMK. “Semoga Pak Rusdi bisa memberikan pengalaman dan inspirasi yang dapat membantu mendongkrak sekolah kami untuk mendapatkan siswa sesuai target,” harap Pak Bahrul.

“Saat saya ditunjuk menjadi kepala sekolah, saya minta izin kepada pihak yayasan untuk keliling ke beberapa sekolah untuk melakukan studi banding,” terang Pak Rusdi ketika sharing pengalaman. Setelah itu, Pak Rusdi mulai mengidentifikasi permasalahan yang terjadi di SMANAS. “Lalu, saya melakukan perubahan ekstrem, salah satunya adalah mengubah mindset underestimate terkait lokasi SMANAS bahwa kita adalah pintu gerbang masuknya para siswa dari berbagai wilayah kabupaten,” tegas Pak Rusdi.

Banyak hal yang disampaikan oleh Kepala SMANAS mulai dari kondisi siswa dan sumber daya manusia, program-program sekolah baik akademik maupun nonakademik, tradisi menjemput prestasi,  penerapan sistem Manajemen Gopek (M-Gopek), dan sistem penulisan skenario pembelajaran. “Karena kunci kesuksesan adalah attitude dan yang saya bidik adalah jiwanya,” tegas Pak Rusdi. Beliau juga menyampaikan bahwa tugas guru bukanlah mengajar, tetapi memberikan support agar anak suka dengan materi pelajaran. Pak Rusdi juga menceritakan sejarah SMANAS mulai dari kondisi terpuruk hingga melakukan terobosan-terobosan ekstrem dan membuat nama SMANAS menggaung di tingkat nasional.

Banyak respons positif yang tertuai khususnya dari bapak ibu guru SMK Bayt Al-Hikmah. Mereka antusias dan banyak mengajukan pertanyaan serta sharing pengalaman. Ibu Ainiatul, S.S. mengaku bahwa beliau mendapat banyak hal setelah berkunjung ke SMANAS. Beliau mengatakan, akan ada banyak program yang diadopsi dari SMANAS, khususnya motivasi untuk meningkatkan keberanian dalam membuat terobosan ekstrem meski kondisi terpuruk. “Saya sangat terkesan. Sepertinya sistem shodaqoh M-Gopek yang sampai anak bisa kuliah ini dapat ditiru,” tutur Kepala TU dan bendahara SMK Bayt Al-Hikmah tersebut.

Senada dengan Bu Ainiatul, Pak Bahrul juga mengungkapkan kesan dan harapan yang positif. Kepala SMK Bayt Al-Hikmah tersebut akan memodifikasi program-program SMANAS disertai penyesuaian dengan kondisi di SMK Bayt AL-Hikmah agar lebih maju. “Terutama dalam hal prestasi. Banyak PR bersama yang patut diadopsi sesuai kondisi,” tutur laki-laki asli Pasuruan ini. Menurut beliau, semua yang di-sharing-kan sangat menginspirasi. “Mudah-mudahan kami bisa memodifikasi. Meski tidak 100%, paling tidak bisa berdampak,” harap beliau. Beliau menuturkan, perubahan harus selalu dilakukan dan jangan sampai terlena dengan zona nyaman.

Tanggapan positif juga disampaikan oleh Ibu Dwi Agustin, S.Pd. Beliau berharap, baik SMANAS ataupun SMK Bayt Al-Hikmah bisa sama-sama termotivasi untuk lebih baik, maju, dan berprestasi. “Apalagi memang tujuan utamanya menjadi lebih berkualitas,” ucap Waka Humas SMANAS tersebut. Beliau juga berharap agar SMK Bayt Al-Hikmah mampu menjawab tantangan-tantangan yang dihadapi terutama berkaitan dengan perkembangan teknologi dan permintaan masyarakat.(hm//bya)

Share this post

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on print
Share on email

Berita Terkait

This Post Has One Comment

  1. Saya pribadi merasa bangga karna prestasi smanas sehingga menjadi sekolah rujukan hingga di kunjungi beberapa sekolah lain nya

Tinggalkan Balasan

Close Menu
%d blogger menyukai ini: