M-Gopek Berkah Menuju Hasil SNMPTN

Shodaqoh yang kita keluarkan, tidak akan mengurangi harta yang kita miliki. Semakin kita bersyukur, Allah akan menambahkan nikmat-Nya kepada kita,” tutur Drs. Rusdi, M.Si. membuka sidang Manajemen Gopek (M-Gopek). Acara yang dilaksanakan pada Rabu (5/2) pagi ini berlangsung dengan sakral melalui apel pagi yang dipimpin oleh Direktur Keuangan M-Gopek.

Acara dilanjutkan dengan pembacaan hasil penghitungan M-Gopek dari seluruh kelas X, XI, dan XII beserta guru dan karyawan. Hampir 100% dari seluruhnya telah memenuhi target. Keunikan pada sidang M-Gopek periode ini adalah teriakkan yel-yel dari setiap kelas bergemuruh melalui semangat mereka sambal berdiri. Selain itu, beberapa dari pembaca hasil penghitungan setiap kelas, yakni kelas XII IPS 1 yang menggunakan Bahasa Jawa dan kelas XII Bahasa dengan bahasa Inggrisnya berhasil memberikan warna baru dalam sidang M-Gopek kali ini.

Hal yang tak kalah heboh adalah ketika seluruh kelas XII menyuarakan yel-yel mereka untuk mendukung satu sama lain. “Saya tidak bisa menyampaikan apa-apa, selain HEBAT,” tegas Pak Rusdi usai yel-yel kelas XII disuarakan. Sebelum sidang ditutup, kejutan luar biasa lagi-lagi disampaikan oleh Pak Rusdi. Dengan bangga, beliau meminta seluruh kelas XII berdiri semua guna mendengarkan berita bahagia terkait hasil SNMPTN tahap I. “Alhamdulillah, hasil SNMPTN tahap I berhasil tembus lebih dari 51%,” terang Kepala SMANAS tersebut. Usai hasil SNMPTN dibacakan, riuh tepuk tangan serta wajah penuh kegembiraan terpancar dari seluruh siswa kelas XII SMANAS yang nama-namanya berhasil lolos ke tahap berikutnya.

Pak Rusdi menegaskan kepada seluruh siswa bahwa pintar saja tidak cukup, harus banyak bersedekah. “Apa yang kalian shodaqoh-kan sekarang tidak akan kembali sejumlah uang itu, tapi suatu saat akan kembali dengan hal yang lebih besar, seperti diterima di perguruan tinggi yang diharapkan dan diterima kerja dengan gaji yang tinggi,” terang Kepala Sekolah kelahiran Sumenep itu. Putri Diya pun sepakat dengan hal tersebut. Salah satu siswa yang lolos tahap I SNMPTN itu mengaku senang dan bersyukur bisa lolos. “Saya percaya, ini karena kebesaran Allah,” tutur siswa XII IPA 2 itu. Putri yang ingin masuk ke Universitas Brawijaya berharap, dia dapat lolos sampai tahap akhir dan bisa kuliah di perguruan tinggi yang dia inginkan.

“Bagi nama-nama yang belum lolos di SNMPTN, kalian bisa berjuang melalui SBMPTN,” ujar Kepala Sekolah penuh prestasi tersebut seraya memberikan support penuh kepada seluruh siswa kelas XII. Di penghujung acara, Direktur Keuangan M-Gopek mengumumkan tiga siswa yang memiliki jumlah koin terbanyak, yakni Sindi Risna Putri (XII Bahasa) terbanyak ketiga, Maulana Rizki Saputra (X IPS 3) terbanyak kedua, dan Achmad Rizki (XII IPS 1) pengumpul koin terbanyak pertama. Sementara itu, Novia Dewi Rohmawati, S.S. peraih koin terbanyak dari guru dan karyawan. Usai penyerahan piagam pada pengumpul koin terbanyak, para siswa makan kolak dan roti bersama-sama.

“Saya kagum hari ini bisa melihat kelas XII sangat kompak,” tutur Gilang Agung Prabowo, S.H. Guru yang menjadi wali kelas XII IPS 2 ini berharap, semangat dan kekompakan kelas XII hari ini dapat mengantarkan mereka menuju kesuksesan. Di sisi lain, Ismiatul Fadillah, S.Pd. juga mengaku senang dengan jumlah siswa yang lolos seleksi tahap I SNMPTN. “Masih ada satu tahap lagi, yaitu tahap di universitas,” ujar Bu Ismi. Waka Kurikulum tersebut berharap, para siswa ini bisa lolos seleksi hingga tahap akhir. (hm//bya)

Share this post

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on print
Share on email

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Close Menu